Kamis, 14 April 2011

Pedagang Minta Kadis Pasar Turun Ke Pasar

BANGKINANG, -- Persoalan pembangunan Plaza Bangkinag semakin menjadi    hangat tersebab Kepala Dinas Pasar memberikan komentar yang berseberangan dengan keputusan dan kebijakan dari DPRD Kampar dan Kapolres Kampar untuk menghentikan pembangunan Plaza Bangkinang.
Ditambah lagi adanya pernyataan Kadis Pasar  Ir H Alinafiah yang dilansir pada sebuah media harian local terbitan Pekanbaru, Kamis (14/4/11)  yang mengatakan masalah pedagang pasar yang men demo Bupati Kampar dan DPRD Kampar  pada selasa 12/4/2011 kemaren yang bunyinya, “meskipun di demo pembangunan pasar modren akan tetap di lanjutkan karena sudah mempunyai izin prinsip dan sudah di tenderkan  dan juga pernytaannya bahwa yang berdemo kemaren adalah mahasiswa dan pedagang kakilima sementara pedagang aslinya tak ikut demo.

Rabu, 13 April 2011

Demi Keadilan Masyarakat, Kapolres Minta Pembangunan Plaza Dihentikan

BANGKINANG, -- Tidak dapat dilanjutkannya pembangunan Plaza Bangkinang karena ratusan pedagang menolak dibangun oleh investor diluapkan dalam aksi demonstrasi, Selasa (13/4) kemarin merupakan upaya demi keamanan dan kenyamanan semua pihak, maka harus ada kata sepakat antar semua pihak.
    “bicara soal hokum, maka tidak lepas dari bicara soal keadilan masyarakat, karena itu saya memandang demi  keamanan dan kenyamanan semua pihak, pembangunan Plaza Bangkinang dihentikan sementara, sebab untuk melanjutkannya itu membutuhkan kesepakatan semua pihak”,  kata Kapolres Kampar AKBP MZ Muttaqien SH Sik.

Polres Kampar Kejar Tujuh Anggota Satpol PP

BANGKINANG-(MRC), Kapolres Kampar AKBP MZ Muttaqien mengatakan, proses penahanan terhadap Kakan Satpol PP Kampar, A Mius terkait kasus pemukulan terhadap Ardi Fitra mantan anggota Satpol PP yang merupakan perlakuan tidak menyenangkan atau ancaman perbuatan lain yang sudah diatur dalam pasal 335 KUHP terjadi pada (2/8) lalu, dan ditahan karena terbukti bersalah sesuai pasal 21 KUHAP.

Miswar : Penahanan Kakan Satpol PP Kampar Hak Polisi

BANGKINANG-(MRC), Kasus penahanan terhadap Kepala Kantor Satpol PP Setdakab Kampar, Drs A Mius di Mapolda Riau merupakan hak dan kewenangan pihak kepolisian sebagai aparat penegak hukum

Karena itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kampar, Drs Miswar Pasai menyampaikan rasa simpatinya kepada Drs A Mius. ‘’Penahanan terhadap Mius itu kalau memang masih bisa dilakukan musyawarah dan mufakat akan lebih baik. Sebab kedua belah pihak sama-sama aparat, satu pihak aparat penegak hukum satu lagi aparat penegak aturan peraturan daerah,’’ kata Miswar.

Kapolres Kampar: Pembangunan Plaza Bangkinang Dihentikan

BANGKINANG-(MRC), Pembangunan Plaza Bangkinang yang sejak awal diprotes habisan-habisan oleh pedagang pasara tersebut akhirnya dihentikan. Penghentian ini menyusul aksi demontrasi ratusan pedagang menolak dibangun pasar tersebut oleh investor Selasa (12/4).

“Bicara soal hukum, maka tidak lepas dari soal keadilan masyarakat. Karena itu saya memandang demi keamanan dan kenyamanan semua pihak, pembangunan Plaza Bangkinang dihentikan untuk sementara. Sebab untuk melanjutkannya tentu harus mendapatkan kesepakatan semua pihak,’’ kata Kapolres Kampar AKBP MZ Muttaqien SH Sik kepada wartawan di Bangkinang (13/4)

Menurut Kapolres, sikap DPRD Kampar sudah benar yang telah menghimbau kepada Pemkab Kampar agar tidak melakukan kegiatan apapun di lokasi Pasar Bangkinang. Selaku aparat keamanan, katanya, polisi dan Danramil untuk pengamanan pasar membuat pos kamling sekaligus untuk menjaga kemungkinan adanya pihak-pihak yang melakukan sabotase.

Sementara itu, perwakilan pedagang Khairul Azmi yang disapa Migos menyebutkan dirinya sangat prihatin terhadap nasib pedagang pasar tersebut. Karena itu, Khairul sangat berharap kepada semua pihak dapat berfikir lebih cerdas untuk masa depan, nasib masyarakat dan untuk kesejahteraan masyarakat.

‘’Jangan memikirkan diri sendiri atau mementingkan kelompok-kelompok tertentu saja. Tugas pemerintah mengayomi, melayani, mensejahterakan masyarakat bukan untuk menyengsarakan masyarakat. Pemerintah yang merupakan tempat masyarakat mengadu harus mampu memahami apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, bukan memaksakan pembangunan yang justru membuat masyarakat menjadi menderita, pedagang kok jadi bola permainan penguasa,’’ tutur Migos.

Hal yang sama juga dikatakan Iwan salah seorang pemuda Kampar yang menyatakan keprihatinannya perlakukan terhadap pedagang pasar. ‘’Saya sungguh prihatin terhadap amak-amak di pasar, apalagi yang kerjanya cuma jualan sayur, untung per hari mungkin cuma Rp 20 ribu, apa mungkin mereka sanggup membeli tempat untuk jualan, ujarnya.(mrc/netty)

Selasa, 12 April 2011

Selama 4 Jam, 5 Anggota DPRD Kampar Di Sandra Pedagang

BANGKINANG, -- Luapan kekecewaan pedagang semakin memuncak setelah tidak berhasil menemui Bupati Kampa dan Ketua DPRD Kampar untuk meminta ketegasan dan mengabulkan permintaan ratusan pedagang agar pembangunan Plaza Bangkinang dihentikan dan agar pemdakab Kampar dapat membangun Pasar Inpres Bangkinang dengan dana APBD Kampar.
          Bentuk Kekecewaan ratusan pedagang itu diluapkan dengan menyandera 5 anggota DPRD Kampar, yakni Wakil Ketua DPRD Kampar Hj Eva Yuliana, H Syahrul Aidi, Ketua Komisi I DPRD Kampar Ahmad Fikri, Eka Demi Yustra, Drs Miswar Pasai, Syukri Ali, dan Yurjani Moga.

Diserbu Pedagang,Bupati dan Ketua DPRD Lari Terbirit-Birit

BANGKINANG, -- Ratusan pedagang Pasar Inpres Bangkinang selasa (12/4) pukul 12.00 wib menyerbu Kantor Bupati dan DPRD Kampar menuntut janji yang sudah disepakati melalui hearing seminggu sebelumnya agar investor tidak melanjutkan pembangunan Plaza Bangkinang.
      Ratusan pedagang ini beriringan dengan mengendarai satu unit mobil pick up dan sepeda motor yang awalnya massa menuju ke kantor Bupati bermaksud bertemu dengan Bupati Kampar Drs H Burhanuddin Husin MM baru ke gedung DPRD Kampar.

Senin, 11 April 2011

Disebut Mempolitisir Pedagang, Jefry Noer Tertawa Geli

BANGKINANG, -- Dibalik konflik pembangunan Plaza Bangkinang dilakukan investor yang ditolak oleh ratusan masyarakat pedagang, Mantan Bupati Kampar H Jefry Noer kena imbasnya bahkan diduga menjadi actor politisi para pedagang.

Tudingan itu disampaikan orang-orang yang pro investor dalam bahasa politis, Mendapat tudingan itu, Jefry Noer tertawa geli, bahkan Jefry balik bertanya “siapa yang mempolitisir siapa pula yang menzalimi rakyat, harusnya semua bias berfikir jernih”, ucapnya tertawa geli.

Kamis, 07 April 2011

Ongah Fikri Khianati Pedagang


BANGKINANG, Ketua FKMKI (Forum Komunikasi Mahasiswa Indonesia) Kampar menilai Ketua Komisi I DPRD Kampar telah mengkhianati rakyat secara terang terangan.
    Ketua FKMKI Khairul Azmi mengaku sangat prihatin terhadap sikap DPRD Kampar seperti Ketua Komisi I Ahmad Fikri yang nyata-nyata telah berkoalisi dengan penguasa hari ini, "Ongah Fikri telah terang-terangan mengkhianati rakyat, semestinya Komisi I bijaksana dan profesional, khan belum lama ini Ongah sudah memimpin rapat hearing dengan ratusan pedagang Pasar Inpres Bangkinang yang menyampaikan aspirasinya telah memberikan rekomendasi kepada pemimpin DPRD Kampar untu menunda pembangunan pasar", jelasnya

Selasa, 05 April 2011

DPRD Sepakati Pembangunan Plaza Bangkinang Ditunda

BANGKINANG—Didatangi ratusan pedagang, Senin (28/03/2011) akhirnya DPRD Kampar sepakati agar pemdakab Kampar dan investor menunda pembangunan Plaza Bangkinang.

Selain menunda pembangunan Plaza Bangkinang, Komisi I DPRD Kampar meminta waktu selama 7 hari untuk membahasa dengan Pihak Investor, Eksekutif dan Pimpinan DPRD Kampar  dan pedagang meminta dalam pertemuan berikutnya seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kampar serta Bupati Kampar  dan Dinas terkait harus dihadirkan dan hal-hal yang berkaitan dengan keamanan dari pasar diserahkan kepada para pedagang pasar dan pihak berwajib.

SELAMAT DATANG

SELAMAT DATANG DI BLOGERKU