Minggu, 06 Maret 2011

Karyawan PT Rama-Rama Tewas Dalam Parit


TAPUNG, --  Sesosok mayat laki-laki yang diketahui adalah Karyawan PT Rama-Rama  Desa Kinantan Jumat (4/3) kemarin sekitar pukul 12.00 Wib, ditemukan tewas di dalam parit di jalur blok EF 11 blok kebun
Berdasarkan evakuasi di TKP, mayat itu diketahui bernama ACENG (41),  beragama Islam alamat Desa Kijang Raya RT 14 RW  04 desa sekijang Kecamatan Tapung Hilir, korban pertama  di temukan oleh Adi dan Jon yang kebetulan saat itu mau mencuci tangan di parit.

Hujan Deras, Angin Kencang TUmbangkan Pohon-pohon Dan Reklame


BANGKINANG, -- Hujan dua malam berturut-turut disertai angin kencang dan suara petir dan kilat yang terjadi jumat malam dan sabtu malam (11-12/3) kemarin mengakibatkan pohon-pohon  dan  sejumlah papan reklame di sepanjang jalan M Yamin dan A Yani Bangkinang tumbang.
Pantauan dilapangan sejumlah pohon kayu besar  mulai dari daerah Bukit Cadika Bangkinang tumbang dan nyaris saja menimpa satu unut pondok milik warga yang ada di pinggir jalan, “Wah hujan tadi malam deras sekali, angin juga kencang, pohon-pohon dekat pondok saya tumbang, nyaris saja menimpa pondok saya yang belum selesai saya bangun”, jelas Rico

Kamis, 03 Maret 2011

Buat Laporan Fiktif Rp1,6 Milyar, Kepala BRI Tapung Raya Dipenjara


BANGKINANG, -- Kepala Bank Rakyat Indonesia Tapung Raya Kabupaten Kampar. Masril (40) mendekam dalam sel tahanan Polres Kampar karena ketahuan oleh Tim Pemeriksa Keuangan dari Kantor BRI Cabang Bangkinang mentrasfer uang Rp1,6 Milyar dengan merekayasa dokumen laporan.
Tommy selaku penilik/pemeriksa dan pengawas dari Kantor BRI Cabang Bangkinang melakukan pemeriksaan laporan di BRI unit Tapung, pada hari Rabu 23 februari 2011. Tim ini menemukan kejanggalan antara jumlah saldo neraca dengan kas tidak seimbang.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan cermat diketahui adanya transaksi gantung yaitu adanya pembukuan setoran  kas 1,6 milyar yang berasal BRI Unit Pasir Pangaraian II ke BRI Unit Tapung pada tanggal 14 Feb 2011 yang dilakukan Masril namun tidak disertai dengan pengiriman fisik uangnya.

“Mestinya Burhanuddin Husin –Zulher Menilai Diri Sendiri”


H Sartuni Datuk Paduko Marajo :
BANGKINANG, -- Gonjang-ganjing persoalan Kandidat Partai Golkar Kampar Burhanuddin Husin dan Zulher terus menjadi perbincangan hangat semua kalangan dan melahirkan berbagai pandangan baik pro maupun kontra.
Meski mendapat kritikan tajam dari sejumlah kader Golkar sendiri, seiring atas mundurnya Bunyana dan Abu Nazar dari kepengurusan Golkar Kampar beberapa waktu lalu dan adanya pandangan Wakil Ketua DPD Golkar Riau, Zulfan Heri menilai Burhanuddin Husin tidak layak lagi diusung Golkar jadi Bupati dalam pilkada Kampar mendatang, namun Partai Golkar Kampar tetap berkomitmen menjagokan, duet Burhanuddin Husin dan Zulher maju dalam pilkada Kampar yang akan dikukuhkan pada Kamis (10/3) mendatang.

Selasa, 01 Maret 2011

Polisi Tetapkan Mandor PTPN V Jadi Tersangka

 BANGKINANG-(MRC), Pihak kepolisian Polres Kampar telah menetapkan Mandor 1 PTPN V Tandun sebagai tersangka kasus Supriadi sebagai korban penganiayaan centeng dan mandor PTPN V pada 12 Februari 2011 lalu. 
          Kapolres Kampar, AKBP MZ Muttaqien SH Sik yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas AKP H Khodirin SH MH, Selasa (1/3) kemarin mengatakan, Polsek Tapung Hulu sudah memanggil Abdul Kadir Sinaga dan sekaligus sudah ditetapkan sebagai tersangka untuk hadir pada hari Kamis (3/3) di kantor besok untuk dimintai keterangan dan diproses secara hokum. 
          Sebelumnya, Senin (28/2), Kuasa Hukum P2TP2A dalam jumpa persnya mengatakan, Ramlan orang tua Supriadi datang ke kantor P2TP2A Kampar meminta bantuan hukum, agar dapat mendampingi korban dalam menjalani proses hokum. 

Golkar Kampar Tetap Jagokan Burhanuddin Husin-Zulher


/// Keputusan PG Sudah Final, DPP tidak akan Bunuh Diri
HA Zaidun Wakil Ketua DPD Golkar Kampar
BANGKINANG, --  Meski diguncang dan ditentang oleh kader-kader Golkar sendiri, DPD Partai Golkar Kabupaten Kampar tetap akan menjagokan duet Burhanuddin Husin dan Zulher untuk bertarung di pilkada Kabupaten Kampar Oktober 2011 ini dan duet ini akan dikukuhkan pada Kamis (3/3) mendatang.
           “mengenai layak tidaknya Burhanuddin Husin dan Zulher diusung partai Golkar dalam pilkada mendatang diserahkan kepada mekanisme partai Golkar, yang menentukan layak tidaknya itu adalah DPP, karena DPP Golkar memiliki aturan tersendiri untuk memutuskan” demikian disampaikan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kampar yang juga Koordinator Pemenangan Pemilu, HA Zaidun SH menjawab Koran Riau via ponselnya. 
Ditegaskan Zaidun “keputusan DPD Partai Golkar di tingkat II Kabupaten Kampar sudah final, untuk duet Burhanuddin Husin dan Zulher sudah diputuskan dalam rapat pleno diperluas dan duet pasangan Burhanuddin Husin ini akan dikukuhkan dalam Rapat Kerja DPD Partai Golkar Kampar yang akan dilaksanakan pada 10 Maert 2011 mendatang”, ujarnya menjawab pertanyaan Koran Riau seputar komentar dari Wakil Ketua DPD Golkar Riau Zulfan Heri beberapa hari lalu. 

Senin, 28 Februari 2011

Padamkan Api Butuh Kerjasama Tim


/// Damkar Peragakan Penyelamatan Hutan
BANGKINANG, --  mengantisipasi rentannya terjadi  kebakaran hutan dan lahan dari setiap perusahaan perkebunan yang ada di wilayah Kabupaten Kampar, Sabtu (26/2) kemarin UPT Pemadam Kebakaran  menggelar  praktek  memadamkan api  di lokasi PKS Perusahaan Perkebunan Naga Sakti  PT Sinar Mas Group.
             Dalam aksi itu 8 orang personil dari UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Kampar yang diutus oleh Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kampar, Bakri, B SE memberikan teori dan memperagaan kepada 40 peserta di ruang belajar SMP Naga Sakti Kecamatan Tapung Hilir yang dihadiri  Koordinator Ahli K3 Bambang Irawadi, Menejer Pabrik Pt Rama-Rama, Surya Dharma dan Pimpinan unit PT Rama Jaya Pramukti.

3 Hari 3 Malam Warga Kelurahan Langgini Gelap Gulita

BANGKINANG, -- Selama 3 hari 3 malam ratusan warga kelurahan Langgini gelap gulita, akibat listrik padam. Kerusakan itu setelah dicros check kepada pihak PLN Ranting Bangkinang tersebab adanya kerusakan pada mesin travo.
Ketua Pemuda Kampung Langgini Kelurahan Langgini, Kaharudin yang ditemui di rumahnya, “Sudah 3 hari 3 malam listrik di kampong Langgini ini padam, tanpa tahu apa penyebabnya, padahal kami sudah dating ke PLN, tetapi jawaban pihak PLN Bangkinang tidak ada yang dapat memberikan jawaban yang jelas”, ujarnya.

P2TP2A Kampar Jadi Kuasa Hukum Korban


/// Kasus Anak Korban Penganiayaan Karyawan PTPN V
BANGKINANG-  Senin (28/2) kemarin Tim Advokasi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Kampar, menjadi kuasa hokum anak dibawah umur yang menjadi korban penganiayaan oleh karyawan PTPN V Tandung 12 Februari lalu.
Penunjukkan menjadi kuasa hokum atas permintaan Ramlan (43) selaku orang tua Supriadi (13) dengan surat kuasa nomor surat No:04/B/P2TP2A-KPR/DIVadvokasi/II/2011 tertanggal 28 Februari 2011, “orang tua korban sudah dating ke P2TP2A Kampar meminta agar dapat mendampingi korban dalam proses hokum pada hari ini Senin (28/2)”, demikian Koordinator Tim Advokasi, Beni Hutabarat dan Beni Zahalita didampingi Ketua P2TP2A Kampar, Ramli B, Hafis Tohar, SH (Sekretaris) dan pengurus P2TP2A Senin kemarin.

Rabu, 23 Februari 2011

Bangun Pasar pakai Dana APBD Kampar Saja

SEJUMLAH pedagang Inpres Bangkinang yang menolak pelaksana pembangunan pasar Modern Bangkinang oleh investor itu berharap agar pemdakab Kampar dapat melaksanakan pembangunan pasar sepenuhnya dengan memakai dana APBD Kabupaten Kampar.
“Pasar lnpres ini berada di pusat kota Bangkinang, maka hendaknya dibangun dengan dana APBD Kampar sepenuhnya, sungguh beruntung saudara-saudara kami yang pembangunannya dengan menggunakan dana APBD Kampar seperti  Pasar Air Tiris, Pasar Kampar, Pasar Petapahan , Pasar Flamboyan, ironis kalau harus diserahkan kepada investor, serahkan saja tanggung jawab pengelolaan Pasar lnpres Bangkinang ini kepada lnstansi terkait yaitu Dinas Pasar dan Kebersihan Kampar, karena kami yakin Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada pada Dinas Pasar mampu mengelola Pasar lnpres ini menjadi lebih baik dari pada Pemerintah Kampar  yang mempercayai pengelolaannya kepada pihak lnvestor”, kata, H Sabri Kepada Berita Terkini

SELAMAT DATANG

SELAMAT DATANG DI BLOGERKU